NU Cirebon Tolak Ustaz Bachtiar Nasir Tausiyah di MTQ

Islaminesia.com, – Rencana hadirnya Ustaz Bachtiar Nasir di Cirebon yang akan mengisi acara di MTQ ke-50 pada Rabu (18/10), mendapat penolakan dari warga Nahdliyin. Penolakan itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan PCNU Kabupaten Cirebon.

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, Aziz Hakim membenarkan pihaknya menolak kehadiran Bachtiar Nasir di Kota Cirebon. Dirinya khawatir jika Bachtiar dibiarkan mengisi acara tersebut maka akan mencederai MTQ ke-50 yang digelar di Alun-alun Keraton Kacirebonan.

“Iya benar, saya yang tanda tangan. Surat itu muncul karena awalnya ada informasi yang berkeliaran di lingkungan NU Cirebon, bahwa ada kegiatan tausiyah Bachtiar Nasir di Kota Cirebon. Ada dari kalangan kita yang mendesak menolak kegiatan itu,” kata Aziz saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (15/1/2017).

Aziz mengatakan surat penolakan itu sudah diserahkan ke PC Anshor Kota Cirebon untuk kemudian dilayangkan ke Polresta Cirebon. Azis menilai informasi tentang penolakan Bachtiar Nasir sangat kuat dan dinilai gerakan yang tidak terstruktur.

“Kita cegah gerakan tersebut dengan gerakan yang lebih sistematis dengan melayangkan surat penolakan itu. Karena untuk menghindari kemudaratan itu harus kita dahulukan. Dan, surat ini merupakan kegiatan preventif kami dengan harapan semua pihak berpikir tentang acara tersebut,” katanya.

Aziz mengatakan, munculnya penolakan terhadap Bachtiar Nasir, lantaran Bachtiar Nasir dianggap warga NU selalu provokatif dalam menyampaikan ceramahnya. Tak hanya itu, Bachtiar Nasir juga dinilai sering menyinggung ulama-ulama NU.

“Bachtiar Nasir itu selalu provokatif dan menyinggung ulama-ulama NU. Khawatir terjadi ekses, makanya kita ikut mencegah dengan melayangkan surat. Silakan saja mengundang ulama dari kalangan yang di luar NU, tak masalah. Asal yang menyejukan, kemudian harus yang pandai Alquran, karena temanya kan MTQ,” paparnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Kota Cirebon, Andi Yusuf, pun membenarkan adanya kabar penolakan tersebut. Rencananya, hari ini pihaknya akan berkoordinasi dengan PCNU Kabupaten Cirebon terkait penolakan itu.

“Nanti kita akan kordinasi dengan PCNU Kabupaten Cirebon. Tadi juga Kapolresta Cirebon sempat menghubungi saya terkait penolakan ini. Pada prinsipnya, kita sangat menyayangkan kalau memang betul yang hadir itu Ustaz Bachtiar Nasir,” ucap Andi saat dihubungi terpisah.

Dikatakan Andi Yusuf, selama ini masyarakat sudah tahu sepak terjang Bachtiar Nasir dalam organisasi HTI yang berseberangan NKRI dan Pancasila.

“Kita kan masyarakat Cirebon yang Ahlus Sunnah Wal Jamaah, yang menerima keberagaman. Walau HTI dibubarkan, tidak dipungkiri ideologinya itu masih ada dalam personal anggotanya. Kita khawatir ada ekses,” tutur Andi.

Surat PCNU Cirebon yang ditujukan Kapolres Cirebon teregistrasi dengan nomor 303/B/PCNU-CRB/X/2017 tertanggal 13 Oktober 2017. (wy/detik)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.