PBB Kecam Serangan Udara Saudi Yang Tewaskan Warga Sipil Yaman

1Islaminesia.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengecam keras serangan udara terakhir Saudi terhadap Yaman di mana setidaknya 12 warga sipil, termasuk anak-anak, kehilangan nyawa mereka, menekankan bahwa serangan udara tersebut adalah contoh dari “kebrutalan” konflik Yaman dan “mengabaikan” keamanan.

“Semua pihak dalam konflik (Yaman) terus menunjukkan ketidakpedulian terhadap perlindungan warga sipil dan prinsip pembedaan antara warga sipil dan kombatan dalam melakukan permusuhan,” Koordinator Kemanusiaan PBB di Yaman Jamie McGoldrick mengatakan pada hari Minggu (6/8).

Ucapan McGoldrick muncul dua hari setelah tiga wanita dan enam anak dari keluarga yang sama terbunuh dalam serangan udara Saudi di rumah mereka di provinsi Sa’ada, Yaman barat laut.

Kepala departemen kesehatan setempat, Dr. Abdel-Ilah al-Azzi, mengatakan bahwa serangan tersebut pada fajar Jumat (4/8) menargetkan rumah keluarga Taha al-Dharafi di distrik Mahda di pinggiran barat daya kota Sa’ada, yang terletak 240 kilometer utara Ibukota Sana’a, juga menewaskan tiga orang lainnya.

Tiga orang juga tewas dalam serangan udara Saudi di sebuah kendaraan pribadi di provinsi Yaman yang sama.

Ahmed Ben Lassoued, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) di Yaman, telah menggambarkan blokade udara dan laut Saudi di Yaman sebagai salah satu penyebab utama bencana kemanusiaan di Yaman, yang menekankan bahwa tindakan tersebut telah mengganggu impor dan ekspor makanan, bahan bakar dan suplai obat-obatan serta bantuan kemanusiaan. (II/TF/Islamtimes)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.