Peneliti Turki : Hari Quds Hadiah Imam Khomeini Bagi Muslim Dunia

1Islaminesia.com – Peneliti dan penulis asal Turki, Sadik Celik dalam wawancara pada hari Kamis (30/6) menjelaskan bahwa kemerdakaan Quds bermakna independensi dunia Islam dari tangan Barat dan Imperialis.

Celik menuturkan, “Sejak dimulainya penjajahan Palestina oleh Inggris di Tahun 1917, Negara-negara Barat meningkatkan intervensi dan menguasai kawasan Timur Tengah,” dilansir dari pasrtoday.com.

Ia melanjutkan, “Pasca berdirinya rezim agresor Israel di tahun 1948, persoalan dan penderitaan rakyat di kawasan Timur Tengah semakin rumit, dan rezim Zionis terus memperluas ekspansinya.”

Penyelesaian masalah regional memasuki fase baru sejak kemenangan Revolusi Islam Iran. Imam Khomeini dengan visi politiknya menetapkan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai hari Quds sedunia, hal ini merupakan hadiah terbaik beliau bagi seluruh muslim dunia, jelas Celik.

Al Quds merupakan simbol yang sakral dalam agama Islam yang juga memiliki sejarah panjang bagi agama samawi lainnya. Sehingga sepatutnya mendapat perhatian lebih dari masyarakat internasional khususnya bagi umat muslim. (II/TF)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.