Rusia Tuntut Turki Tarik Pasukan dari Irak

020202Islaminesia.com – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam kehadiran tentara Turki di wilayah Irak dan menyatakan keberadaan militer Turki di negara itu “tidak dapat diterima,”. Dia menyerukan Ankara untuk segera menarik tentaranya keluar dari negara Arab itu.

“Kami menuntut Turki untuk menarik pasukannya dari wilayah Irak,” menurut kantor berita Rusia RIA Selasa (31/5/16).

Desember lalu, Turki mengerahkan sekitar 150 tentara, dilengkapi dengan senjata berat dan didukung oleh 20 sampai 25 tank, ke pinggiran Mosul, Provinsi Nineveh.

Ankara mengklaim penyebaran militer adalah bagian dari misi untuk melatih dan memperlengkapi pasukan Peshmerga Kurdi Irak dalam memerangi teroris ISIS, tapi Baghdad mengecam langkah Turki dan menyatakan hal itu sebagai pelanggaran kedaulatan nasional Irak.

“Mempertahankan pasukannya di Irak adalah langkah yang benar-benar tidak dapat diterima,” ungkap Lavrov

“Saya percaya bahwa apa yang Turki lakukan layak untuk mendapatkan perhatian publik jauh lebih besar dari mitra Barat kami,” tegasnya.

Diplomat Rusia itu mengatakan Moskow membantu Irak dalam memerangi terorisme dengan menyediakan senjata untuk Baghdad dan para pejuang Kurdi di negara itu.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga meminta Rusia untuk menarik pasukannya dari Suriah yang melakukan serangan udara atas permintaan resmi Damaskus untuk melawan kelompok teroris di negara itu. (II/AA/Islamtimes)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.