PBB Hapus Kejahatan Saudi di Yaman dari Daftar Hitam

anak-yamanNew York, Islaminesia.com – Terus ditekan oleh Arab Saudi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya menghapus koalisi Arab Saudi dari daftar hitam PBB atas pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan di Yaman. Utusan Saudi untuk PBB Abdullah al-Mouallimi menegaskan penghapusan koalisi dari daftar hitam itu sifatnya final.

Keputusan tersebut disinyalir sebagai buah dari protes Arab Saudi setelah koalisi ditempatkan di daftar dan dianggap melanggar hak-hak anak dalam konflik. PBB saat itu mengeluarkan laporan yang mengatakan koalisi bertanggung jawab untuk 60 persen kasus kematian dan luka-luka pada anak di Yaman tahun lalu.

Riyadh pada hari Senin (6/06) menuntut namanya dihapuskan dari daftar hitam PBB, dan mengklaim bahwa angka-angka dalam laporan CAAC “liar dan berlebihan,” karena koalisi menggunakan “peralatan canggih dalam presisi penargetan”.

Diketahui, koalisi Arab Saudi dan sembilan negara Arab dan Muslim, didukung oleh Amerika Serikat dan Inggris. Mereka mulai memerangi Yaman sejak Maret 2015, dua bulan setelah gerakan rakyat melalui Houthi melengserkan pemerintah Yaman dari kekuasaan dan mengambil kontrol penuh atas ibukota Sanaa.

Sejak itu, setidaknya 6.200 orang – sekitar setengah dari warga sipil – telah tewas dan 2,8 juta lainnya mengungsi, Lapor BBC mengutip PBB.

Kamis lalu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengeluarkan laporan tahunan tersebut tentang anak-anak dan konflik bersenjata, yang menggambarkan situasi di Yaman sebagai “sangat mengkhawatirkan”.

Laporannya menyebutkan 510 kematian anak dan 667 terluka tahun lalu akibat serangan koalisi yang dipimpin Saudi. 142 kematian dan 247 yang berasal dari kelompok Houthi. Sebagian besar disebabkan oleh serangan udara, dan dalam 324 insiden. (II/AA)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.