Militer Suriah Temukan Terowongan Menghubungkan Yordania dan Turki

1212121Islaminesia.com – Tentara Suriah pada Senin, 30/05/16, menggali dan menemukan jaringan berupa terowongan besar di pinggiran Damaskus, setelah pada Ahad, 29/05/16, berhasil membersihkan seluruh wilayah Ghouta Timur dari elemen-elemen Takfiri Faylaq al-Rahman dan Jaysh al-Fustat.

Menurut informasi dari Damaskus, total sekitar 116 terowongan ditemukan di selatan Ghouta Timur, termasuk terowongan utama yang dibangun oleh kelompok Takfiri Faylaq al-Rahman yang menghubungkan desa Harasta al-Quntara dengan daerah Badia di pinggiran Damaskus.

Terowongan-terowongan ini digunakan oleh pemimpin Jaysh al-Islam yang tewas, Zahran Alloush saat meninggalkan Ghouta Timur untuk melakukan perjalanan ke Yordania dan Turki.

Setelah menggali terowongan ini, tentara Suriah juga menemukan 9 penjara milik kelompok Takfiri dukungan Saudi Arabia, Jaysh al-Islam. Terowongan yang dijadikan penjara ini digunakan untuk memenjarakan dan menyiksa tentara Tentara Suriah yang ditangkap.

Sebelumnya diberitakan, Tentara Suriah didukung oleh Hizbullah dan Tentara Pembebasan Palestina (PLA) menyeberangi Sungai Barada dan memasuki desa al-Nashabiyah.

Menurut informasi dari wilayah itu, Angkatan Bersenjata Suriah dan Hizbullah pada Ahad, berhasil menghansurkan pertahanan Faylaq al-Rahman di Sungai Barada dan memasuki al-Nashabiyah.

Serangan dadakan ini memaksa elemen-elemen Takfiri yang menjaga benteng mundur ke pusat desa.

Runtuhnya pertahanan Faylaq al-Rahman di Sungai Barada dianggap sebagai kunci kehancurkan kelompok yang berideologi wahabi Takfiri ini. (II/AA/IslamTimes)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.