Lewat Konferensi Internasional, Islam Nusantara Menjadi Inspirasi Peradaban Dunia

0a98cabdd2e1d633e7169b5da25d798d_XL - CopyIslaminesia.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menyelenggarakan konferensi internasional bernama International Summit of The Moderat Islamic Leaders (ISOMIL), Senin-Rabu (9-11/5) di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Pertemuan para pemimpin negara dan organisasi Islam moderat dari seluruh dunia ini mengambil tema besar Islam Nusantara: Inspirasi Peradaban Dunia.

Saat NU Online meminta keterangan tema besar tersebut kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, ia menjelaskan bahwa Islam Nusantara telah terbukti memberikan citra Islam yang moderat, ramah, dan toleran.

“Islam Nusantara tidak anti-budaya dan tradisi, ia juga mampu menyatukan antara pemahaman Islam dan nasionalisme. Hal ini dicetuskan oleh Mbah Hasyim Asy’ari, hubbul wathoni minal iman, ulama di dunia tidak ada yang mencetuskan hal tersebut,” tegas Guru Besar Ilmu Tasawuf ini, Sabtu (7/5) di Kantornya Gedung PBNU lantai 3 Jalan Kramat Raya, Jakarta.

Sebab itu, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Ats-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini, Islam Nusantara patut menjadi inspirasi peradaban dunia yang saat ini tengah dilanda konflik berkepanjangan berupa perang dan paham radikalisme yang tumbuh menjadi tindakan terorisme.

“Yang namanya peradaban itu bagaimana menjadikan dunia ini maju dengan kondisi damai dan tenteram bagi semua di tengah perbedaan keyakinan. Itulah prinsip Islam Nusantara,” tutur Kiai asal Kempek Cirebon, Jawa Barat ini.

Jadi, tuturnya, kalau sudah tahu dan paham bahwa Islam itu hendaknya membawa perdamaian dan rahmat bagi seluruh alam tetapi masih saling membunuh, perang dengan mengorbankan rakyat sipil, dan berbuat anarkis, pemahaman agama seperti ini harus ditangkal.

“Di sinilah motivasi NU untuk menggelar kegiatan ISOMIL dengan menghadirkan tokoh-tokoh dunia Islam dengan harapan kita bekerja keras saling membantu untuk mewujudkan dunia yang damai bagi kita semua,” tandasnya.

 (II/AA/NU Online)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.