Tafsir Surah Al-Falaq (Bag. 3 Selesai)

Sumber: cintaquran.com

Sumber: cintaquran.com

Islaminesia.com–Pada bagian terakhir, kita akan membahas tafsir ayat keempat dan kelima.

Tafsir Ayat Keempat

وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

Dan dari kejahatan wanita-wanita penyihir yang menghembus pada buhul-buhul.

Ayat keempat menitip pesan bahwa sebagai seorang hamba yang lemah, kita harus senantiasa berlindung kepada Allah SWT dari kejahatan wanita-wanita penyihir yang meniupkan sesuatu pada buhul-buhul. Perempuan disimbolkan sebagai penyihir, karena pada zaman dahulu kebanyakan tukang mantra atau penyihir adalah perempuan.

Jika kita memperhatikan konsep perfilman yang bernuansa horor, maka kita akan menyaksikan kebanyakan penyihir atau pemantra diperankan oleh perempuan. Mereka menyimbolkan perempuan-perempuan tua yang menakutkan sebagai tukang sihir. Ini bisa kita temukan dalam film-film Eropa atau nusantara. Hal ini menunjukan bahwa perempuan sebagai simbol tukang sihir telah mengakar dan mendarah daging dalam pikiran manusia, baik pada zaman dahulu atau pun pada zaman sekarang.

Makarim Syirozi dalam kitab tafsirnya menyebutkan bahwa, “yang dimaksud dengan kata النَّفَّاثَاتِ adalah air ludah yang sedikit. Dan selamanya air ludah itu berhubungan dengan tiupan atau hembusan. Maka dari itu, penggunaan kata نفث juga bermakna meniup atau menghembuskan” (Al-Amtsal Fii Tafsir Kitabillahi Al-Munzal, Juz 15, hlm. 619).

Para mufassir berbeda pendapat terkait kata النَّفَّاثَاتِ, ada yang mengatakan bahwa kata ini mencakup penyihir laki-laki dan perempuan dan ada juga yang mengatakan hanya perempuan saja. Sebagaimana yang dijelaskan dalam tafsir Ruhul Ma’ani bahwa, “Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita, jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh).”  (Ruhul Ma’ani; Tafsir Juz ’Amma, 295).

Dalam tafsir Majmu’il Bayan juga disebutkan bahwa makna dari ayat وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ adalah penyihir wanita yang meniupkan atau menghembuskan sesuatu pada buhul-buhul.

Adapun yang berpendapat bahwa kata ’An Nafatsaat’ hanyalah tukan sihir perempuan, berangkat dari tanda jamak yang terdapat pada kata tersebut yaitu huruf ا dan ت, kedua huruf ini adalah tanda jamak bagi perempuan.

Makarim Syirozi menjelaskan bahwa, ”Kebanyakan mufassir berkata bahwasanya kata النَّفَّاثَاتِ bermakna penyihir perempuan. Kata ini adalah bentuk jamak bagi perempuan, dan perempuan ini senantiasa membaca mantra dan menghembuskannya pada buhul-buhul. Dan begitulah mereka melakukan sihir.” (Al-Amtsal Fii Tafsir Kitabillahi Al-Munzal, Juz 15, hlm. 619).

Tafsir Surah Kelima

وَمِنْ شَرِّ  حَاسِدٍ  إِذَا حَسَدَ     

Dan dari kejahatan pendengki ketika ia mendengki.”

Salah satu penyakit berbahaya yang harus diwaspadai adalah dengki atau hasad. Penyakit ini seperti bisa ular kobra yang sangat mematikan. Orang yang hasad tidak akan senang melihat orang lain berbahagia atas nikmat yang didapatkan dari Allah SWT. Dia akan selalu berusaha mencari cara agar orang lain tidak mendapatkan nikmat. Sifat ini diistilahkan sebagai abnormal, atau orang yang kurang beres jiwanya.

Penyakit hasad bisa memicu lahirnya penyakit-penyakit hati lainnya yang merusak. Seperti, takkabur, fitnah, sombong, dan sejenisnya. Penyakit seperti ini adalah virus yang merusak kehidupan manusia. Sebagaimana yang kita saksikan hari ini, maraknya isu pengkafiran yang disuarakan oleh orang berjubah ulama telah merusak keharmonisan antar umat beragama dan antar umat seagama di tanah air.

Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa hasad, ujub, dan kesombongan adalah racun agama (40 Hadis, hlm. 123). Dan dalam tafsir Amtsal di sebutkan salah satu riwayat yang berbunyi: hancurnya agama disebabkan oleh hasad, ujub, dan berlebih-lebihan (bermegah-megahan). Oleh sebab itulah, kita harus senantiasa berlindung kepada Allah SWT dari segala marabahaya. (MH/FH)

 

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.