Rusia Permalukan AS di Baltik, Begini Respon Washington

1Beijing, Islaminesia.com – Rusia kembali mempermalukan Amerika Serikat (AS) dengan melakukan simulasi serangan terhadap kapal perang AS yang sedang berlayar di Laut Baltik awal pekan ini.

AS yang sedianya melakukan provokasi justru dipermalukan Rusia dengan menggunakan jet tempur Su-24 dan helikopter Ka-27 Helix milik Rusia yang mengitari kapal perang AS sebanyak tujuh kali untuk mengambil gambar.

Media Cina menyebut Washington mencoba untuk menutupi malu, “Para pilot Rusia telah menunjukkan kemampuan professional yang tinggi untuk melakukan manuver sangat berbahaya seperti itu,” dikutip dari sindonews.com.

Media Cina melanjutkan, “Militer AS, yang bermaksud untuk memprovokasi Rusia di Laut Baltik, dipermalukan oleh rekannya Rusia sebagai balasannya.”

Hal ini direspon oleh Menteri Luar Negeri John Kerry dengan mengatakan, “Kami mengutuk prilaku semacam ini.”

Hal itu dinilainya berbahaya dan semberono, “Ini semberono. Ini provokatif. Ini berbahaya. Dan di bawah aturan, bisa saja ditembak jatuh,” lanjut Kerry.

Menurut media pemerintah Beijing itu, peristiwa yang terjadi di Laut Baltik merupakan manifestasi dari Presiden Vladimir Putin. “Untuk batas tertentu, jet tempur yang terbang diatas kapal perusak AS merupakan perwujudan dari Putin, yang selama bertahun-tahun telah berulang kali menimbulkan tantangan bagi Washington.”

Bagi Beijing, sikap Rusia selalu menjadi teka-teki yang ajaib dan menyebut Moskow adalah misteri bagi Timur dan Barat. (II/TF/Berbagai Sumber)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.