Muamalat yang Paling Menguntungkan

sumber: kompas.com

sumber: kompas.com

Islaminesia.com—Sesungguhnya orang-orang miskin merupakan utusan Tuhan di muka bumi. Bagi orang-orang yang tidak menghiraukan kehadirannya, maka dia tak akan dihiraukan juga oleh Tuhan. Sebaliknya, jika seseorang menghiraukan dan memberikan sesuatu kepadanya, maka Tuhan akan memberikan dan menggantikan untuknya.

Kata “miskin” berasal dari kata “sakan” yang memiliki makna seorang yang tinggal di rumah sebab tidak memiliki sesuatu. Sesuai dengan beberapa riwayat bahwa fakir adalah seorang yang butuh dan tidak meminta dari org lain, tetapi miskin adalah orang yang meminta ke orang lain dikarenakan kerasnya kebutuhan hidupnya.

Fakir dan miskin adalah sebagian dari hamba-hamba Tuhan yang diuji kemampuannya agar dapat mengarungi hidup dengan menanggung kesulitan dan kesusahan. Hal tersebut sekaligus menjadi ujian bagi orang-orang yang berkecukupan, apakah mereka mampu dan mau memberikan hak-hak orang fakir dan miskin dan tidak menimbun serta mengumpulkan harta dunia.

Dalam beberapa riwayat Islam dikatakan bahwa menolong dan membantu fuqaraa (orang-orang fakir) dan masaakin (orang-orang miskin) merupakan keutamaan yang paling tinggi dan makruh melewatkan mereka tanpa memberikan sesuatu.

Meskipun seseorang tidak yakin dan tidak percaya akan keterbatasan yang mereka miliki, selayaknyalah sebagai orang yang mampu harus memberu jawaban terhadap kebutuhannya dengan memberikan sebuah hadiah meskipun sedikit, agar hati mereka tidak terpukul.

Hal ini adalah muamalat (jual beli) yang sangat menguntungkan dengan Tuhan. Dan kapan saja seorang mukmin mengabulkan kebutuhan saudaranya yang lain yang datang memohon pertolongan kepadanya, maka pintu-pintu rahmat Ilahi akan terbuka lebar baginya. (FJR/SS)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.