Puisi: Rahasia Sebuah Nama

Sumber: creationwiki.org

Sumber: creationwiki.org

Aku punya nama, Nama tak memiliki Aku.

Aku paling dekat denganmu, namun kaulah mencipta jarak.

Sebut saja Khudo, Yahweh, God, Allah.
Semua kepunyaan-Ku.
Kepunyaan-Ku itu tak memiliki Aku.

Ada menyebut-Ku adalah wujud.
Ada causa prima.
Ada hua.
Bahkan ada menyebut-Ku cinta.

Aku bersemayam tak kenal ruang.
Nyata maupun ghaib.
Bukan di Teheran.
Bukan di mekkah.
Aku sangat nyata.
Dan Aku pun sangat gaib.

Jika jejakmu tak lagi berjejak.
Maka baqa telah menjelma di dalamnya.
Setelah menempuh fana.
Makrifatmu di ujung tanduk.

Merenunglah, dan dengarkan Ney mengalun dalam kota Ishq.

La ilaha illallah…
La ilaha illallah…
La ilaha illallah…
Dan runtuhlah segala eksistensimu
Hanya wajah-Ku yg bercahaya kemilau

Dan tentang sebuah nama, tak perlu dipertentangkan.
Semuanya adalah kepunyaan-Ku.

Oleh: Ali Ferdowsi

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.