Keajaiban Otak Manusia dan 15 Cara Islami Untuk Menguatkan Daya Ingat

brainIslaminesia.com—Selain jantung dan hati, otak manusia merupakan organ yang sangat luar biasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Ada beberapa fakta ilmiah tentang keajaiban dan superioritas otak manusia, di antaranya otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau saraf otak yang melebihi kemampuan super-komputer apapun di dunia ini. Berbicara soal memori, otak manusia memiliki kapasitas 30-70 triliun giga melebihi memori super komputer apapun di dunia ini.

Dalam otak, manusia mampu menciptakan pikiran bawah sadarnya. Pikiran bawah sadar bekerja seperti computer yang mampu memberi inspirasi, membimbing, dan menjadi gudang memori. Pikiran bawah sadar kita mampu mengingat segala sesuatu yang kita lihat, alami, dan rasakan. Hanya saja untuk kembali memunculkannya (mengingat kembali) memang agak lebih sulit.

Berdasarkan penelitian, pikiran bawah sadar manusia memiliki kapasitas memori sekitar 70-100 triliun gambar. Karena semua perasaan kita, emosi dan pengalaman disimpan dalam memori dalam bentuk gambar atau bunyi. Sama seperti komputer mendigitalkan semuanya, otak kita pun demikian.

Pikiran bawah sadar memiliki kepandaian yang tak terbatas. Ia membuat manusia mampu memperoleh pikiran, gagasan, rencana, dan konsep baru. Pikiran bawah sadar memberikan kemampuan inovatif kepada manusia, sehingga dapat mengembangkan temuan-temuan baru.

Islam telah memiliki sedikitnya 15 cara untuk menguatkan daya memori atau daya ingat kita, yaitu:

  1. Membaca Alquran, terutama Ayat kursi.

  2. Selalu dalam keadaan wudhu.

  3. Puasa

  4. Duduk menghadap kiblat.

  5. Bersiwak

  6. Memandang para ulama atau orang-orang saleh.

  7. Minum madu.

  8. Menuruti perintah kedua orang tua.

  9. Sedikit makan.

  10. Mendirikan salat malam dengan khusyuk.

  11. Banyak bersalawat.

  12. Sedikit tidur.

  13. Makan 21 butir kismis merah setiap hari.

  14. Sedikit bicara.

  15. Menggunakan wewangian.

Jika manusia mampu mengelola otaknya secara maksimal, maka keajaiban demi keajaiban akan ditemukan. (II/SS)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.