Anjuran Islam dalam Memilih Pasangan

Sumber: madukesuburan.com

Sumber: madukesuburan.com

Memilih Calon Istri

Islaminesia.com—Dalam memilih sesuatu, setiap orang tentu memiliki kriteria atau syarat dalam mengambil keputusan. Namun, seperti apa ukuran kriteria atau syarat tersebut, sangat bergantung pada pandangan dunia seseorang. Dunia atau akhirat?

Lalu, bagi laki-laki dalam memilih pasangan, apa ukuran yang dianggap layak atau sesuai? Apakah karena kecantikan, tubuh indah, pintar berhias, penyambungan keluarga, kekayaan dan rumah serta fasilitas-fasilitas kehidupan lainnya, status sosial keluarga, pendidikan, ataukah keahlian sang perempuan? Kesemua ini akan dijadikan syarat-syarat dalam memilih pasangan.

Dengan demikian, harus diketahui bahwa agama dan takwa adalah poros dan dasar dari sifat-sifat baik seorang pasangan. Karena itu, janganlah melihat pada kecantikan dan semua bagian-bagian sosialnya.

Dalam riwayat dikatakan bahwa, jika kalian memandang hanya pada harta dan kecantikan seorang perempuan, Tuhan akan membiarkan kalian pada kekayaan itu. Dan barangsiapa yang menikah untuk memamerkan diri dan untuk berbangga-bangga, maka Tuhan akan menghinakan dan merendahkannya dikerenakan pernikahan tersebut. Dan dia akan merasakan sekedar dan secukupnya saja dari pernikahannya dan akan ditempatkan di sisi neraka jahannam, kemudian setelah itu, ia akan ditenggelamkan di dalamnya.

Jika keindahan lahiriah tidak disertai dengan keindahan bathiniah, akan berbahaya, sebab seorang perempuan yang cantik jika tidak beragama, maka mereka akan dikuasai oleh egoisme dan kesombongan, dan mereka akan memerintah suaminya, berkata kasar, dan merasa dirinya lebih tinggi dari suaminya. Demikian juga halnya dengan harta, akan sama bentuknya di atas, dapat menyebabkan perempuan bersikap takabbur.

Agar supaya keluarga senantiasa hangat, bahagia, dan penuh kasih sayang serta bersahabat, maka pilihlah seseorang sebagai pasanganmu yang memiliki kecantikan dan keindahan dzati, yakni yang memiliki 3 kebaikan: 
1. Ilmu
2. Mampu memperbaiki dirinya dan orang lain.
3. Berhias dengan akhlak yang baik dan jauh dari sifat-sifat buruk.

Memilih Calon Suami

Perempuan, dikarenakan setelah menikah akan berada di bawah pimpinan dan naungan laki-laki, maka dia harus sangat teliti dalam memilih calon suami. Islam berkata kepada perempuan dan orang tuanya, agar tidak menggantungkan hati pada harta dan ketampanan laki-laki, sehingga melupakan agama dan akhlak yang baik.

Telah dinukil dalam riwayat mengenai syarat-syarat untuk memilih calon suami, yakni:
beragama, amanah, berakhlak baik, iffah (menjaga kesucian), bertakwa, dermawan, sabar, menutupi kesalahan, pemaaf, dan lain sebagainya.

Dalam riwayat yang bersumber dari Sayyidina Hasan, seorang laki-laki berkata kepada beliau, “Saya mempunyai seorang putri, bagaimana saya mencarikan dan menerima calon suami untuk pernikahan putriku?” Beliau menjawab, “Nikahkanlah dia dengan seorang calon suami yang bertakwa, yang jika dia menyukainya, dia akan dihormati. Dan jika dia tidak menyukainya, dia tidak akan diperlakukan buruk olehnya.” (FJR/FH)

 

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.