Iran Siap Investasi Dalam Proyek Infrastruktur di Indonesia

0a98cabdd2e1d633e7169b5da25d798d_XLIslaminesia.com – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Rabu, 13/10/15, mengatakan, perusahaan negara itu bersedia untuk bermitra dalam proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan Iran sangat tertarik untuk ambil bagian dalam proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan beberapa perusahaan kami saat ini menjalankan kegiatan dengan baik di Indonesia,” kata Zarif, dalam sebuah konferensi pers bersama dengan mitranya dari Indonesia Rento Marsudi di Tehran.

Menteri luar negeri Iran itu menegaskan, Tehran dan Jakarta menjalin kerjasama serius di berbagai bidang ekonomi, dan mengatakan kerjasama ekonomi bersama Iran-Indonesia diadakan tahun ini setelah jeda tujuh tahun.

Zarif juga memuji kerjasama politik Iran-Indonesia, “Kedua negara berbagi keprihatinan secara umum mengenai ekstremisme, sektarianisme dan terorisme dan mereka juga menjalin kerjasama di daerah-daerah.”

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia menyerukan perluasan hubungan bilateral dengan Iran di bidang ekonomi dan perdagangan.

“Kami mencoba meningkatkan kerjasama dengan Republik Islam Iran dalam investasi, energi dan perdagangan,” kata Marsudi.

Dia menunjuk kesediaan negaranya untuk memperluas hubungan energi dengan Iran, “Para kepala perusahaan minyak Indonesia menemani saya, dan menteri energi kita dalam kunjungan ini,” tandasnya.

Menunjuk pertemuannya dengan Zarif pada hari sebelumnya, Marsudi mengatakan, “Kami membahas cara-cara memperkuat hubungan ekonomi, dan kami ingin meningkatkan kerjasama di sektor investasi, energi dan perdagangan dengan Iran.”

Dalam pertemuan sebelumnya Zarif dan Marsudi membahas hubungan bilateral dan perkembangan regional.

Dua menteri luar negeri Iran dan Indonesia itu menggarisbawahi pentingnya perluasan lebih lanjut terkait kerjasama antara Tehran dan Jakarta.

Mereka juga membahas krisis regional.

Kunjungan Marsudi ke Tehran berlangsung atas undangan timpalannya dari Iran, Zarif.

Menteri luar negeri Indonesia bersama rombongan sebagai delegasi tingkat tinggi itu terdiri dari Menteri Energi Indonesia, utusan khusus presiden Indonesia di Timur Tengah dan kepala perusahaan minyak Indonesia.

Pada bulan April lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani dan Indonesia Joko Widodo dalam pertemuan di Jakarta mengeksplorasi jalan berbeda untuk konsolidasi lebih lanjut mengenai hubungan antara kedua negara.

Juga pada bulan Juni, Menteri Energi Indonesia Sudirman Said menegaskan, negaranya sangat ingin meningkatkan impor minyak mentah jangka panjang dari Iran.

Saat ini Jakarta sedang dalam pembicaraan dengan Tehran mengenai kesepakatan pasokan minyak jangka panjang untuk memenuhi permintaan minyak mentah yang meningkat, sebagai negara berkembang,” kata Sudirman.

Sudirman menjelaskan, Indonesia sedang menunggu penghapusan sanksi Barat yang diberlakukan secara sepihak terhadap Tehran. (Islamtimes/II/ADN)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.