Belajar Dari Unta Nabi Muhammad

cAMELLIslaminesia.com—Nabi Muhammad SAW pernah menasehati para sahabatnya, agar selalu siap dan waspada. Sehingga kapan saja musuh-musuh menebar konspirasi jahatnya, mereka dapat tegar menghadapinya.

Beliau juga pernah berpesan, “Bagi setiap muslim wajib untuk mengajari anaknya memanah, menunggang kuda dan berenang.

Nabi SAW sendiri senantiasa ikut dalam perlombaan menunggang kuda dan unta, serta memanah.

Unta Nabi SAW masih muda, kuat dan memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat. Dalam setiap perlombaan, unta beliau pasti menang. Tapi sejumlah orang yang polos membayangkan bahwa dikarenakan itu adalah unta utusan Allah, makanya ia pasti menang.

Kali ini Nabi SAW berusaha ingin mengajak mereka untuk tidak berpikir keliru. Tapi mereka tetap saja bersikeras dengan pendapatnya, sehingga suatu hari ada seseorang dengan untanya menemui beliau dan berkata, “Saya ingin berlomba menunggang unta denganmu.

Rasulullah menerima tantangan tersebut dan perlombaan pun dipersiapkan.

Namun, kali ini berbeda dengan yang diharapkan para sahabatnya. Ternyata unta Rasulullah mengalami kekalahan. Para sahabat beliau tampak sedih dan sedikit kecewa. Akan tetapi Nabi SAW kemudian berkata, “Jangan khawatir, untaku selalu lebih cepat dari unta-unta yang lain. Tapi kali ini untaku merasa sombong dan congkak dan akhirnya kalah. Ini sudah merupakan Sunnatullah bahwa bila ada yang merasa lebih dari yang lain, maka orang yang sombong akan kalah.(II/SS)

 

 

 

 

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.