Ini Penyebab Microsoft Tertinggal dari Android dan iOS

0a98cabdd2e1d633e7169b5da25d798d_XLIslaminesia.com – Microsoft memiliki modal besar untuk bisa menguasai pasar mobile gadget pada era 1990an.  Sayangnya, modal besar yang bernama sistem operasi Windows itu tidak bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis baru.

“Saat itu, Microsoft berekspansi secara kikuk ketika memasuki bisnis ponsel cerdas seperti PDA dan komputer genggam,” begitu tulis situs Fastcompany, Selasa, 18 Agustus 2015.

Saat itu, Microsoft memiliki sistem operasi Microsoft CE, yang diluncurkan pada 1996. Ini merupakan upaya setengah hati dari Microsoft untuk meringkas sistem operasi Windows 95 ke piranti berlayar LCD.  “Akibatnya, teksnya kurang bisa terbaca dan tombol Start,” begitu tertulis di situs FastCompany.

Pada era 1990, Microsoft memulai dengna produk bernama Pocket PC dan Windows Mobile. Ini kemudian diperbarui pada 2010 dengan OS Windows Phone 7. Namun upaya ini gagal mengejar Android dan iOS.

Uniknya, BlackBerry, Palm, iOS, dan Android, yang merancang sistem operasi khusus untuk mobile gadget justru berhasil berkembang. BlackBerry mulai memperkenalkan gadget dengan email pada 1999.

Belakangan, Palm malah tutup usaha, dan BlackBerry masih mengalami kesulitan untuk mengembangkan bisnis gadgetnya.

Namun, sistem operasi Microsoft Embedded bernasib sedikit lebih baik. Ini karena OS itu digunakan pada piranti seperti ATM, point of sale termninal (yaitu cash register berkomputerisasi), dan peralatan imaging medis.

Namun, Microsoft juga bersaing dengan Linux, yang digunakan para pembuat gadget untuk menjadi sistem operasi berbagai gadget. Misalnya, termostat pintar Nest Learning dan Dropcam, yang dimiliki Google.(Tempo/AA)

Berikan Tanggapan Anda

komentar untuk artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.